Pada Kamis, 2 April 2026, tim Predictive Risk Simulation and Modeling (PRISM) menyelenggarakan kick-off meeting untuk memulai kolaborasi riset bersama Daewoong Pharmaceutical.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam memperkuat sinergi antara akademisi dan industri, khususnya dalam pengembangan riset berbasis data, pemodelan risiko, serta inovasi di sektor kesehatan.
Kolaborasi ini mencakup dua topik utama penelitian. Topik pertama adalah “Effects of In-Phase and Out-of-Phase Microneedle Array Configurations on Skin Permeability for Transdermal Drug Delivery Due to Microneedle Mechanical Strength Constraints”, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Agus Yodi Gunawan, dengan anggota tim Dr. Dewi Handayani, Mohamad Riyadi, M.Si., serta para asisten riset.
Topik kedua adalah “Multi-Objective Optimization of Microneedle-Based Drug Delivery for Cancer Treatment Using NSGA-III”, yang dipimpin oleh Adhe Kania, S.Si., M.Si., Ph.D., dengan anggota tim Dila Puspita, S.Si., M.Si., Ph.D., serta para asisten riset.
Melalui kolaborasi ini, PRISM dan Daewoong Pharmaceutical berupaya menghasilkan inovasi yang bermakna, memperkuat kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta mendorong lahirnya solusi praktis berbasis pemodelan risiko di bidang kesehatan.
PRISM menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kemitraan yang telah terjalin dengan Daewoong Pharmaceutical. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi awal dari perjalanan riset yang produktif dan berdampak luas.


